Home / Kegiatan / Kegiatan Rutin Masjid Istiqlal

Kegiatan Rutin Masjid Istiqlal

Amaliyah Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia di sisi Allah yang berlimpah berkah, rahmah, dan maghfirah, sebagaimana khutbah Rasulullah: “Sesungguhnya telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kita diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita ibadah, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah.”

Teramat banyak kemuliaan dan keutamaan Ramadhan, kebaikan pahalanya dilipat gandakan, oleh karena itu jangan membiarkan waktu yang berlalu sia-sia tanpa aktifitas yang berarti. Optimalkan amal sehingga keutamaan yang berlangsung hanya setahun sekali ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Menyambut bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan Allah. Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal mengajak kaum muslimin dan muslimat khususnya jama’ah Masjid Istiqlal untuk mempersiapkan diri secara total, dua atau tiga minggu menjelang datangnya bulan Ramadhan di lingkungan sekitar Masjid Istiqlal sudah terpampang berbagai macam spanduk dan baliho dengan berbagai macam ukurannya untuk mengingatkan tibanya bulan yang suci ini, juga dipasang tulisan berukuran raksasa yang dihiasi dengan ornamen lampu kelap-kelip “MARHABAN YA RAMADHAN, PUASA PENGAHAPUS DOSA”. Tulisan ini dipampang persis diatas pintu Al-Fattah, pintu utama untuk memasuki wilayah Masjid Istiqlal.

Tulisan ini sengaja dipajang karena diharapkan bisa membuat kita semua menjadi lebih bersiap diri memasuki bulan Ramadhan dan kelak meraih amalan-amalan Ramadhan dengan optimal.

Untuk membantu masyarakat mempersiapkan diri secara optimal pula, BPPMI menyediakan dan mempersiapkan berbagai program amaliyah Ramadhan diantaranya: menyediakan tempat istirahat untuk jama’ah pria dan wanita bagi mereka yang ingin i’tikaf di masjid selama sebulan penuh, menyediakan ta’jil bagi tiga ribu orang jama’ah setiap harinya, menyusun jadwal imam, muadzin, qori/qori’ah dan penceramah taraweh, taushiyah shubuh dan acara qiyamullail. Semua ini dipersembahkan buat para jama’ah agar mereka bisa mengisi hari dan malam bulan Ramadhan dengan ibadah yang khusyu.

Berbagai kegiatan Amaliyah Ramadhan diantaranya adalah sebagai berikut:

Nikmatnya Berbuka Puasa Bersama 3000 Jama’ah di Lantai 1 Masjid Istiqlal
Salah satu kegiatan Amaliyah Ramadhan Masjid Istiqlal yang senantiasa digelar setiap tahun adalah “berbuka bersama” atau “ta’jil” yang merupakan kegiatan unggulan dan mendapatkan sambutan hangat dari kaum muslimin yang sudah hadir sebelum waktu maghrib. Jika kebetulan anda sempat mampir di koridor lantai dasar Masjid Istiqlal menjelang waktu berbuka, pada bulan Ramadhan anda akan menyaksikan sekitar 2500-3000 orang berjajar dengan rapi menunggu saat berbuka. Bunyi shalawat, tahmid, tahlil, istigfar dan takbir mengiringi mereka, serta diselingi dengan nasehat-nasehat agama yang dipandu oleh seorang ustadz. Sungguh suatu pemandangan yang menggetarkan hati diiringi kesyukuran mendalam kehadirat ilahi Rabbi.

Shalat Tarawih Ibadah Khusus di Bulan Ramadhan

Sebagai seorang mu’min yang dipanggil oleh Allah SWT untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan di siang hari, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk melaksanakan shalat tarawih berjama’ah di malam hari. Demikian pula Masjid Istiqlal senantiasa melayani para jama’ah yang hadir untuk menunaikan shalat tarawih di Masjid Istiqlal, Alhamdulillah istiqomah dari awal bulan sampai akhir bulan ramadhan, walaupun tentu ada fluktuasi mulai pertengahan bulan, dengan jumlah rata-rata 6000 orang tiap malam.

Untuk melayani dan memenuhi keinginan para jama’ah, kami menghadirkan shalat tarawih dalam 2 (dua) gelombang, yaitu 8 dan 20 raka’at di tambah witir 3 raka’at. Sebelum shalat tarawih, diperdengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Qari/Qariah tingkat nasional dan internasional dan ceramah agama oleh para ulama terkenal dan tokoh nasional.

Tadarrus Al-Qur’an Dalam Keheningan Malam

Begitu berakhir pelaksanaan shalat tarawih, pada sekitar pukul 22.00 malam, saat keheningan mulai menyelimuti kakawasan Istiqlal, terdengar alunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an Al-Karim dari seorang Imam/Muadzin yang memandu kegiatan tadarrus Al-Qur’an. Sima’an oleh jama’ah yang mengikuti tadarrus dengan khusyu, tak lain hanyalah mengharap ridha dan magfirah dari Allah SWT sambil bertadabbur memahami makna ayat Allah yang agung dan mulia.

Kuliah Shubuh Pencerahan Pagi Hari di Bulan Ramadhan

“Jika kalian menunaikan shalat shubuh dengan berjama’ah, maka kalian akan mendapatkan pahala shalat sunnah semalam suntuk, dan jika kalian menunaikan shalat isya’ dengan berjama’ah, akan memperoleh pahala shalat sunnah setengah malam”. Sementara Firman Allah SWT dalam A Qur’anul Karim yang artinya : ‘… sesungguhnya shalat shubuh disaksikan oleh para malaikat”. Itulah Firman Allah SWT dan salah satu tuntunan Rasulullah SAW melalui sebuah hadistnya. Dan di Masjid Istiqlal, selama bulan Ramadhan sehabis shalat shubuh sampai menjelang terbit matahari. Materi diberikan oleh para ustadz dan muballigh terkenal ibukota.

Dialog Zhuhur Interaktif Membuka Jendela Komunikasi

Di saat kondisi fisik melemah di siang hari bulan Ramadhan, justru kondisi mental ruhaniyah para sha’imin Nampak semakin tajam dan jernih, dan siap menerima siraman rohani dari para kyai/ustadz. Masjid Istiqlal menyadari sepenuhnya hal tersebut, dan mengemas sebuah kegiatan Amaliyah Ramadhan berupa : “Dialog Zhuhur Interaktif” yang dilaksanakan setiap hari selesai menunaikan shalat zhuhur berjama’ah. Setelah diberikan pengantar oleh kyai/ustadz sekitar 20 menit, para jama’ah dipersilahkan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan, atau komentar seputar materi yang disajikan.

Nuzulul Qur’an Memperingati Turunnya Kitab Suci Al-Qur’an Al-Kariem

Kitab Suci Al-Qur’an Al-Kariem diturunkan oleh Allah SWT pertama kalinya pada malam Lailatul Qadar, dan lazimnya ummat Islam Indonesia memperingati nuzul Al-Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan. Demikian pula halnya di Masjid Istiqlal, tepat pada sekitar 17 Ramadhan diselenggarakan acara memperingati turunnya Kitab Suci yang mulia (Al-Qur’an Al Kariem), secara sederhana namun khidmat.

Qiyamullail Menemukan Lailatul Qadar

Malam-malam sepertiga akhir Ramadhan adalah malam-malam penuh harapan yang membuncah bagi para shaimin yang mukhlis, karena pada salah satu malam tersebut, shaimin insya Allah dapat berjumpa dengan “lailatul qadar”. Satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tidak ingin mereguk keutamaan begitu akbar yang disediakan oleh Allah Rabb Al-Izzati?

Sejalan dengan itu, Masjid Istiqlal pada bulan Ramadhan menyelenggarakan kegiatan khusus, yaitu : “shalat lail”, yaitu shalat sunnah yang dilaksanakan pada dini hari, dimulai pada pukul 01.00 dan berakhir 03.00, lazimnya diisi dengan shalat sunnah witir 11 rakaat, diimami oleh para imam yang huffazh. Setiap malam dibaca satu juz, dimulai dengan juz ke-21, dan pada malam terakhir Ramadhan, dibaca juz ke-30. Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti oleh jama’ah setiap malamnya sekitar 3000 orang. Sungguh mengesankan dan menyejukkan hati.

Pesantren Kilat Estafet Generasi Islam

“Jangan kau tinggalkan generasi yang lemah”. Itulah salah satu pesan Al-Qur’an, dan kita dituntut merealisasikannya dalam kehidupan. Sekelumit upaya Masjid Istiqlal dalam bulan suci Ramadhan adalah menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat bagi para siswa/pelajar selama 3 hari. selain pencerahan studi tentang ke Islaman dari para tokoh dan muballigh, peserta juga dituntun mengamalkan tatacara (kaifiyat) ubudiyah mahdhah seperti praktek berwudhu, shalat, membaca Al-Qur’an, dan shalat Al- Lail (program tentative). Semoga generasi penerus akan mampu memahami Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan.

Bingkisan Lebaran Peduli Yatim Piatu di Hari Fitri

Tidak takutkah kita atas kecaman Allah yang begitu keras berkaitan dengan nasib anak yatim-piatu?”Tahukah kamu siapa pendusta agama itu? Mereka itulah yang menghardik (menyia-nyiakan) anak yatim”. Jelas dan lugas statement Allah SWT tersebut dalam Al-Qur’an Surat Al-Ma’un. Sudah menjadi agenda rutin tahunan dalam bulan penuh berkah ini, Masjid Istiqlal selalu mengadakan kegiatan yang diberi judul “Bingkisan Lebaran Anak Yatim” yaitu upaya untuk menggembirakan anak-anak yatim dengan memberikan bingkisan lebaran kepada tidak kurang dari 1000 anak yatim-piatu.

Zakat, Infaq dan Shadaqah Berbagi Untuk Sesama

Selain sebagai bulan Al-Qur’an dan bulan ibadah, bulan Ramadhan juga dikenal sebagai bulan berzakat dan berinfaq, saat yang tepat bagi para muzaki dan kaum muslimin yang berkemampuan untuk menunaikan kewajiban memberikan hartanya dengan berzakat, berinfaq dan bershadaqah. Lembaga Amil Zakat Masjid Istiqlal (LAZMI) selalu siap melayani, menerima zakat maal, zakat fitrah, infaq, fidyah, ataupun kaffarat kaum musliminibukota dan menyalurkannya kepada yang berhak menerimanya. Disediakan counter di pintu masuk Al Fattah Masjid Istiqlal, yang mulai aktif pada awal Ramadhan.

Hari Raya Idul Fitri Bersyukur dan Bergembira

Malam akhir Ramadhan adalah malam yang penuh syukur dan sekaligus kegalauan hati, haruskah keni’matan Ramadhan ini akan berakhir? Adakah akan berjumpa dengan Ramadhan yang akan datang? Semoga Allah SWT mengabulkan do’a kita agar dapat berjumpa dengan bulan penuh berkah di tahun-tahun depan. Mengakhiri seluruh rangkaian Amaliyah Ramadhan di Masjid Istiqlal, diselenggarakan shalat tarawih terakhir, lalu khataman Al-Qur’an, dan diakhiri dengan shalat al-lail. Malam itu langit pun Nampak kelabu, ikut berduka, ditinggalkan Ramadhan yang penuh kemuliaan. Pada penghujung bulan suci Ramadhan (malam 1 Syawal), di saat telah purna kewajiban menunaikan ibadah Ramadhan sebulan penuh, ummat Islam disunnahkan mengumandangkan dan memperbanyak takbir, tahmid, tasbih dan tahlil sebagai ungkapan rasa syukur dan pengakuan atas ke Maha Besaran Allah SWT. Legalah hati, syukur tiada henti, diiringi isak tangis sedih, namun bahagia, seraya memanjatkan do’a semoga Allah masih mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun-tahun mendatang. Tim takbir Masjid Istiqlal yang terdiri dari para imam rawatib dan para muadzin melantunkan takbir, tahmid, tasbih dan tahlil dengan khusyu’ yang dimulai ba’da Magrib tanggal 1 Syawal, semalam suntuk. Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbarwa lillahil hamdu.

Bunyi takbir semalam sentuk mengiringi terbitnya fajar satu Syawal, hari bahagia yang dinanti kaum muslimin seluruh dunia. Idul Fitri telah tiba, rasa bahagia menyeruak dada, penuh rasa cita sekaligus sedih dan haru berpisah dengan Ramadhan tercinta. Hari ini seluruh kaum muslimin bergembira dengan rasa syukur mendalam, telah berhasil mempersembahkan yang terbaik ke hadirat Allah Azza Wa jalla. Semoga diterimalah seluruh amal ibadah selama satu bulan, diampuni segala dosa, dan kembali fitri seperti semula.

Panitia Amaliyah Ramadhan Masjid Istiqlal, siap melayani kaum muslimin yang akan menunaikan shalat Idul Fitri bersama Presiden dan pejabat tinggi lain, diakhiri dengan saling bermaafan untuk menyempurnakan kesucian diri di hari fitri.

Baca juga

Kajian Tafsir PW IPIM DKI Jakarta

Jakarta, 11 Juni 2018 Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan bagi setiap muslim dimanapun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *